Cara Memproteksi Folder Atau Hardisk Agar Tidak Bisa Di Akses

FOLDER :

1.      Jalankan Command Prompt dengan cara klik Start – All Programs – Accessories – Command Prompt.
sebagai contoh kita akan memproteksi folder LAGU yang ada di drive D, maka perintahnya adalah :

 

cacls d:\LAGU /p administrators:n

 

2.      Kemudian tekan ENTER dan muncul pertanyaan Are You Sure (Y/N)?

3.      Ketik Y untuk YES dan ketik N untuk NO kemudian tekan ENTER

>>> Dengan menjalankan perintah di atas maka folder LAGU yang ada di drive D sudah terproteksi dan tidak bisa di akses lagi.

Untuk membuka kembali proteksi folder LAGU ikuti langkah-langkah berikut :

1.      Buka drive D lalu klik Tools pada Toolbar dan klik Folder Option…

2.      Pada menu Folder Option, klik tab View dan pada Advanced Settings, cari Use simple file sharing (Recommended) dan hilangkan   tanda centangnya trus klik OK.

3.      Pada folder LAGU, klik kanan pilih Properties atau tahan Alt pada Keyboard lalu klik 2x folder LAGU tersebut.

4.      Pada menu LAGU Properties, pilih tab Security keluar peringatan, klik OK.

5.      Pilih tab Advanced yang letaknya di atas tulisan Apply.

6.      Pada menu Advanced Security Setting pilih tab Owner trus pilih Administrators dan klik OK.

7.      Klik OK

8.      Lalu klik kanan lagi folder LAGU pilih Properties atau tahan Alt pada Keyboard lalu klik 2x folder LAGU tersebut.

9.      Pada menu LAGU Properties, pilih tab Security.

10.  Beri tanda centang pada semua tulisan dibawah kata Allow dan hilangkan semua tanda centang dibawah kata Deny

11.   Lalu Klik OK

>>> Dengan langkah-langkah di atas maka folder LAGU yang tadinya terproteksi akan dapat diakses kembali.

 

 

 

 

HARDISK :

Kalau kita ingin akan memproteksi drive D misalnya, ganti saja perintahnya menjadi :

 

cacls d:\ /p administrators:n

 

Untuk membuka kembali proteksi drive D sama saja seperti di atas, tapi ikuti saja lah langkah-langkah berikut :

1.      Buka drive D lalu klik Tools pada Toolbar dan klik Folder Option…

2.      Pada menu Folder Option, klik tab View dan pada Advanced Settings, cari Use simple file sharing (Recommended) dan hilangkan tanda centangnya trus klik OK.

3.      Pada drive D, klik kanan pilih Properties.

4.      Pada menu (D:) Properties, pilih tab Security keluar peringatan, klik OK.

5.      Pilih tab Advanced yang letaknya di atas tulisan Apply.

6.      Pada menu Advanced Security Setting pilih tab Owner trus pilih Administrators dan klik OK.

7.      Klik OK

8.      Lalu klik kanan lagi drive D pilih Properties.

9.      Pada menu (D:)  Properties, pilih tab Security.

10.  Beri tanda centang pada semua tulisan dibawah kata Allow dan hilangkan semua tanda centang dibawah kata Deny

11.  Lalu Klik OK

 

( Sumber : KLIK DISINI )

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s